Rabu, 18 Maret 2009

Materi sebagai latihan mental

Oleh: Rahula

Kejadian yang seringkali berulang yang dimana kita melihat banyak sekali bencana-bencana yang khususnya terjadi dinegara kita akhir-akhir ini membuat kita bertanya kepada diri kita sendiri, apakah penyebabnya?

Memang bencana-bencana yang timbul belakangan ini bukanlah kehendak kita sebagai masyarakat, karena sesungguhnya kalau bisa kita hidup tanpa bencana bahkan mungkin damai dan happy selalu.

Melihat banyak penebangan liar dimana-mana, kasus pembalakan liar ini tak henti-hentinya terjadi dinegara kita, aparat hokum kurang bertindak tegas, dimanakah letak kesalahan kita sebenarnya?

Jawabnya ada dimental diri kita masing-masing sebagai warga Negara khususnya, mengapa demikian? Jawabnya karena sebagai warga Negara yang baik hendaknya kasus-kasus yang dapat menimbulkan bencana dinegeri kita hendaknya dicegah semaksimal mungkin, tetapi sayangnya karena mental kita adalah mental korupsi yang dibawa sejak jaman nenek moyang kita, maka hancurlah Negara ini.

Pokok permasalahan sebenarnya adalah terletak pada materi yang dimana materi ini membentuk mental menjadi buruk, yang semestinya materi ini bisa kita bentuk dengan latihan mental berupa berdana materi, tetapi yang terjadi justru menyembunyikan materi.

Mengapa berdana materi dikatakan sebagai latihan mental yang bagus? Karena sesungguhnya dengan berdana materi maka secara otomatis mental kita dibentuk dengan hal-hal yang baik, contohnya: berdana kepada para suciwan, biarawan, dan juga berdana kepada orang-orang yang membutuhkan, dengan demikian mental yang terbentuk dari materi ini menjadi mental yang baik, sehingga materi yang didapat bisa diharapkan menambah lapangan kerja baru bukannya istri baru,dan dengan penggunaan materi secara bersih diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi kita, seluruh masyarakat Indonesia, sehingga diri kita juga bahagia dikehidupan ini maupun bahagia dikehidupan selanjutnya, semoga semua makhluk berbahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar